#Info Kesehatan: Hati-hati Mengkonsumsi Gula Berlebihan

Dibalik meninggalnya vokalis Project Pop, Mochamad Fachroni atau dikenal dengan Oon beberapa waktu lalu, ada hikmah yang dapat dipetik, khususnya mengenai penyakit Diabetes. Penyakit tersebut menyebabkan komplikasi dan merusak fungsi beberapa organ tubuh seperti jantung, ginjal dan hati. Akibatnya, dia harus rutin cuci darah seminggu 3 kali. Pasalnya fungsi ginjal tidak lagi mampu berfungsi secara normal.

Gula memang dibutuhkan tubuh, jantung, paru, otak dan organ-organ lain. Gula juga harus masuk ke sel. Nah, yang bakal membuka pintu sel itu adalah insulin. Bila gula didalam darah terlalu banyak, bisa jadi pankreas (yang memproduksi insulin) tidak mampu mengimbangi banyaknya gula yang masuk tersebut. Ibaratnya pankreas itu sebuah pabrik insulin. Bila pankreas tidak bisa mengimbangi produksi insulin sesuai banyaknya gula yang ada dalam peredaran darah, akhirnya gula itu tidak bisa masuk ke dalam sel dan cuma mengambang di pembuluh darah.

Bentuk gula dalam pembuluh darah itu seperti gula batu yang permukaannya tajam-tajam sehingga bisa menggores pembuluh darah. Goresan-goresan itu akan membuat pembuluh darah kaku sehingga tekanan darah naik dan terjadilah hipertensi.

Kemudian, karena tubuh itu sebagian besar berisi pembuluh darah, orang yang kadar gula darahnya tinggi cenderung akan terkena banyak gangguan kesehatan, seperti halnya Oon. Ia terkena komplikasi dari atas sampai bawah akibat konsumsi gula berlebihan.

Orang dengan gangguan gula darah tinggi pada waktu yang lama, yang pertamakali terkena adalah hipertensi. Selain itu, retina juga dapat terkena gangguan sehingga tidak mampu melihat dengan baik karena retina sebagian besar terdiri dari pembuluh darah.

Demikian juga dengan pembuluh darah koroner atau pembuluh darah otak, dapat terjadi intervensi dengan kerja jantung dan otak yang dapat menyebabkan stroke atau serangan jantung, atau bisa juga menyerang ginjal seperti halnya terjadi pada Oon. Ginjal berisi kumparan pembuluh darah. Bila pembuluh darah itu selalu tergores-gores dengan gula dalam darah tadi, akhirnya ginjal tidak bisa bekerja dengan baik.

Kebanyakan mengkonsumsi gula (yang menyebabkan obesitas dan perut buncit) dapat membuat tubuh ‘buta’ terhadap insulin atau resisten terhadap insulin, sehingga tidak bisa memasukan gula ke darah.

Oleh karena itu, meski belum diabetes, bila perut sudah buncit, kadar gula sudah mulai tinggi, sebaiknya hati-hati. Oleh karena itu, mulai sekarang kendalikanlah berat badan Anda agar mencapai berat badan yang ideal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *