#Info Diet: Sudah Saatnya Beralih Dari Nasi?

Sudah Saatnya Beralih Dari Nasi?

Banyak orang bilang bahwa kalau belum makan nasi namanya belum makan. Tentu saja nasi merupakan sumber karbohidrat yang diperlukan oleh tubuh. Tapi, apakah nasi bisa diganti?

Karbohidrat (karbo) merupakan salah satu bentuk nutrisi dengan kandungan kalori yang dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan energi untuk beraktivitas. Tapi, konsumsi karbo yang berlebih akan diubah menjadi cadangan lemak yang ditimbun dalam tubuh. Hasilnya berat badan akan bertambah.

Memang nasi adalah makanan karbohidrat (pati) yang merupakan sumber energi utama bagi tubuh, tapi beras bukanlah satu-satunya sumber karbohidrat dan dapat digantikan dengan pangan sumber karbohidrat lain, seperti : kentang, ubi jalar, singkong, sagu, roti gandum utuh, jagung, oatmeal, bekatul, dan pasta. Buah yang juga mengandung pati dan dapat mengenyangkan adalah pisang. Masalahnya, masih banyak masyarakat kita yang beranggapan bahwa kalau belum makan nasi belum makan. Persepsi yang keliru ini harus diubah.

Tahap awalnya bisa dengan mengganti nasi hanya pada salah satu waktu makan. Misalnya tidak makan nasi waktu makan malam tapi diganti dengan kentang rebus. Jika sudah terbiasa, secara bertahap bisa mengganti nasi pada dua waktu makan, kemudian tidak makan nasi sama sekali pada ketiga waktu makan.

Selain itu cara pengolahan makanan pengganti nasi bisa dibuat lebih bervariasi, tidak melulu harus digoreng atau direbus, supaya nafsu makan meningkat. Misalnya ubi jalar dapat dibuat bubur ubi, kentang dapat dibuat mashed potato dengan ditambah bumbu-bumbu yang menggugah selera. Semuanya kembali lagi ke pribadi masyarakat masing-masing apakah ingin menjalani perubahan pangan pokok, atau tetap terpatok pada satu bahan saja yaitu nasi.

 

Incoming search terms:

  • Manfaat sagu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *